v Pengertian
Carpal Tunnel Syndrome adalah suatu sindrome yang timbul akibat n.medianus tertekan dalam carpal tunnel yang terdapat di pergelangan tangan, sewaktu n.medianus berjalan melewati terowongan tersebut dari lengan bawah ke tangan
v Etiologi
1. Penebalan jaringan ikat : RA, OA
2. Pekerjaan yang banyak menggunakan otot flexor tangn
3. Trauma, fraktur ujung bawah os radius yang malunion
4. Gangguan hormonal : Diabetes Melitus, Myxedema ( akibat hypothroidisme pada orang dewasa )
5. Herediter
v Proses Patologi
1. Penyempitan terowongan carpal biasanya oleh penebalan flexor retinaculum ( lig.carpi transversum )
2. Akibat penekanan langsung n.medianus
3. Akibat penekanan pada arteri dan vena sehingga suplay ke n.medianus berkurang/ stasis vena menekan n.medianus.
v Tanda dan Gejala
· Gangguan Sensorik
1. Nyeri terutama pada malam hari
2. Terjadi hyperesthesia dan Paraesthesia
· Gangguan Motorik
1. Kelemahan otot-otot thenar
2. Athropi otot-otot thenar
v Gambaran Klinik
1. Biasanya mengenai wanita setengah baya.
2. n.medianus yang berada di dalam carpal tunnel menghantarkan impuls sensorik yang berasal dari kulit telapak tangan serta kulit bagian volar yang menutupi jari telunjuk, jari tengah, sisi radialis jari manis serta sisi palmaris ibu jari. Sehingga pada carpal tunnel syndrome akan ditemukan gangguan sensibilitas yang berupa rasa nyeri dan paraesthesia padadaerah tersebut , sedang jari kelingking sama sekali tidak terdapat gangguan sensibilitas. Sekalipun demikian, rasa nyeri dan paraesthesia ini dapat dirasakan meluas melampaui pergelangan tangan ke proksimal, kelengan atas bahkan bahu, sehingga serig dikelirukan dengan iritasi radiks saraf akibat spondilitis servicalis.
3. Rasa nyeri dan paraesthesia terutama dirasakan pada malam hari, sehingga setring membangunkan pasien ditengah malam. Rasa nyeri dan paraesthesia ini akan mereda atau hilang bila tangannya digerak-gerakan atau bila lengan dielevasikan.
4. Pada beberapa kasus dapat ditemukan gangguan motorik dan athropi otot-otot thenar ( flexsor,abd, dan oponen policis )
v Pemeriksaan khusus
1. Test Tinel
Bila dilakukan penekanan atau perkusi pada ligament volare pergelangan tangan, akan membangkitkan rasa nyeri atau paraesthesi pada kawasan n. medianus apabila carpal tennel menyempit.
2. Test Phalen
Bila kedua tangan pasien difleksikan di sendi pergelangan tangan, kemudian saling menekan dengan menggunakan dorsum manus sekuat-kuatnya, maka bila ada penyempitan dari pada kawasan n.medianus.
3. Tes Prayer
Tangan Pasien pada posisi dorsi flexi full ROM di pertahankan selama kira-kira 30 detik.Jika muncul keluhan nyeri dalam waktu tersebut mengindikasikan bahwa hasil tes position